Minggu Siang Banget!
Menjelang akhir pekan, tiba-tiba saja bayangan tentang akhir pekan memenuhi benak saya. Tepatnya tentang hari Minggu siang, dimana saya dan teman-teman yang sedang asyik bermain segera berlari, berebut tempat paling strategis di depan televisi. Mengikuti setiap detil tayangan dengan seksama, ikut larut dalam cerita, sambil sesekali membayangkan betapa bahagianya bisa berlarian, berguling-guling di padang rumput yang begitu luas. Betapa senangnya bisa menjumpai begitu banyak sungai, bukit-bukit kecil dan pohon-pohon rendah bercabang banyak, yang begitu menantang untuk dijelajahi dengan semangat 45. 
Seorang rekan juga membayangkan hal yang sama, begitu melihat klip kilas balik tersebut. Dan ternyata, kami sama-sama merasakan nuansa yang sama, meski sudah berjarak lebih dari dua puluh tahun dengan hari-hari tersebut (fffuiiih!! sudah tua juga ya?). Segera setelah sajian akhir pekan ini berakhir, kami merasa bahwa kegembiraan akan habis, untuk sementara. Harus istirahat, tidur siang sebentar, untuk kemudian membuat PR saat petang nanti, dan besok bangun pagi-pagi karena harus bersekolah kembali. Huuuuuu…


